Perubahan biokimia yang terjadi diawali dengan proses
glikolisis yakni perombakan glikogen menjadi asam laktat dan dilanjutkan dengan
proses maturasi (aging) ditandai dengan pengempukan pada otot sebagai akibat
kerja enzim pencerna protein. Proses glikolisis pascamerta ternak disebut pula
sebagai rigor mortis atau rigor (kekakuan) pascamerta. Perubahan biofisik yang
terjadi pada otot pascamerta adalah kehilangan ekstensibilitas otot pada saat
terjadi kekakuan dan pengempukan yang terjadi pasca kekakuan Pengaruh waktu
istirahat sebelum pemotongan sangat berpengaruh, karena kontaminasi pada karkas
dapat terjadi melalui tempat istirahat ternak sebelum pemotongan . Untuk itu
tempat istirahat tersebut perlu secara teratur dibersihkan dan didesinfektan.
Pemotongan merupakan suatu tahap yang penting dalam penyediaan daging tersebut.
Home / All post
[TUGAS TPP] Makalah Emulsi
1.
PROSES PEMBUATAN BAKSO
Pada
gambar diatas yang telah dijelaskan dalam point pertama dibuat seperti bagan
alur guna untuk mempermudah pembaca dalam menggambarkan proses pembuatan bakso
ayam. Gambar tersebut diambil langsung oleh kami dari praktikum mata kuliah
Teknologi Pengolahan Pangan pada materi emulsi yang diterapkan dalam pembuatan
Bakso Daging Ayam yang akan dibahas pada point ini dalam makalah kami.
Berikut
adalah tahapan pembuatan bakso ayam, beserta materi dan pembahasannya :
1.
Persiapan
daging
Merupakan bagian awal dari proses
pembuatan bakso ayam. Pertama ayam disiapkan, kemudian ditimbang hingga
mencapai 500 g. Perlakuan awal ayam tidak perlu di thawing. Karena saat daging
ayam direndam ataupun dicuci dengan air, protein yang larut dalam air akan ikut
keluar bersamaan dengan air yang mengalir. Bila protein yang ada dalam daging
hilang, maka bakso yang dihasilkan menjadi tidak terlalu baik. Karena protein
daging aya tersebut dijadikan sebagai emulsi pada pembuatan bakso ini. Jika
emulsi yang ada menghilang, maka daging dan bahan-bahan tidak akan dapat
bersatu dengan baik.
[TUGAS TPP] Review Pengeringan Serealia
1. Pengertian Pengeringan
Pengeringan adalah suatu metode untuk
mengurangi atau menghilangkan sebagian air dari suatu bahan dengan cara
menguapkan air tersebut dengan menggunakan energi panas. Biasanya pengurangan
kadar air tersebut dikurangi sampai suatu batas tertentu agar mikroba tidak
dapat tumbuh lagi didalamnya.
Pengeringan adalah pengurangan sebagian kadar
air dengan bantuan energi panas alami atau buatan. Yaitu sampai mikroorganisme
tidak dapat tumbuh /berkembang. (Winarno 1980)
[TUGAS TPP] Alat-Alat Pengeringan
1)
Batch Tray Dryer (Batch Drying)
Metode batch merupakan metode tray
drying yang paling sederhana. Tray dryerterdiri dari bilik pemanasan yang
terbuat dari kayu atau logam-logam tertentu. Tray/kolom yang telah dimasukkan
material yang ingin dikeringkan kemudian di letakkan secara bersusun dalam
kolom. Setelah ruangan ditutup, maka udara panas dialirkan ke dalam ruang
pemanas hingga semua bahan menjadi kering.
Udara panas yang masuk
dari sebelah bawah ruang menyebabkan material yang ada kolom yang paling bawah
menjadi yang paling pertama kering. Setelah tenggat waktu tertentu, tray akan
dikeluarkan dan material yang telah kering diambil. Material lain yang ingin
dikeringkan dimasukkan dan prosedur terjadi berulang-ulang.
[TUGAS PBH] Review Kentang
1.
KLASIFIKASI ILMIAH
Kerajaan : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Upakelas : Asteridae
Ordo :
Solanales
Famili :
Solanaceae
Genus :
Solanum
Spesies :
S. tuberosum
Nama
binomi : Solanum
tuberosum L.
2.
DEFINISI
Kentang
(Solanum tuberosum L.) adalah tanaman dari suku Solanaceae yang memiliki umbi
batang yang dapat dimakan.
Tanaman
kentang asalnya dari Amerika Selatan dan telah dibudidayakan oleh penduduk di
sana sejak ribuan tahun silam. Tanaman ini merupakan herba (tanaman pendek
tidak berkayu) semusim dan menyukai iklim yang sejuk. Di daerah tropis cocok
ditanam di dataran tinggi. Bunga kentang merupakan bunga
sempurna dan tersusun majemuk. Ukuran cukup besar, dengan diameter sekitar 3cm.
Warnanya berkisar dari ungu hingga putih.
[TUGAS PBH] Pengamatan Struktur dan Sifat Fisik Serealia dan Umbi-umbian
I.
LANDASAN TEORI
Serealia
termasuk di dalam divisio Spematophyta, kelas Anggiospermae, subkelas
Monocotyledone, ordo Garaminales, dan family Graminae. Kelas gramineae
dimanfaatkan terutama untuk memenuhi bahan pangan yang berupa sumber
karbohidrat.
2.
Kacang-kacangan
Kacang-kacangan termasuk famili
leguminosae atau disebut juga polongan mempunyai bentuk agak bulat, berat dan
jenisnya bervariasi. Kacang-kacangan
merupakan sumber protein nabati
dan mempunyai daya guna yang sangat luas. Meskipun diantaranya dipakai sebagai
sumber minyak kedelai dan kacang tanah.
[LAPORAN Mikro] Starter Nata de Coco
2. PEMBAHASAN
Acetobacter Xylinum merupakan mikroorganisme
yang telah lama dikenal sebagai penghasil selulosa dari golongan bakteri
terutama Acetobacter sp. Bakteri ini
di gunakan pada pembuatan nata karena isolate bakteri Acetobacter xylinum dapat
tumbuh dalam waktu yang cepat sehingga dapat diamati fase-fase
pertumbuhan dan dihitung jumlah selnya. Faktor-faktor
yang mempengaruhi Acetobacter Xylinum mengalami
pertumbuhan adalah nutrisi, sumber karbon, sumber nitrogen, serta tingkat
keasaman media temperature, dan udara (oksigen). Senyawa karbon yang dibutuhkan
dalam fermentasi nata berasal dari monosakarida dan disakarida. Sumber dari
karbon ini yang paling banyak digunakan adalah gula. Sumber nitrogen biasanya
berasal dari bahan organic seperti urea. Meskipun bakteri Acetobacter
Xylinum dapat tumbuh pada pH 3,5 ± 7,5, namun akan tumbuh optimal bila pH nya
4,3. Sedangkan suhu ideal bagi pertumbuhan bakteri Acetobacter Xylinum
pada suhu 28 ± 310C. Bakteri ini sangat memerlukan oksigen.
Sehingga dalam fermentasi tidak perlu ditutup rapat namun hanya ditutup untuk
mencegah kotoran masuk kedalam media yang dapat mengakibatkan kontaminasi.
[LAPORAN MIKRO] Nata de Coco
1. PEMBAHASAN
a. Perhitungan
bakteri pada starter
Pada praktikum ini, bakteri yang terdapat pada starter adalah 5,15.106 sel/ml. Namun
perhitungan bakteri pada starter ini bisa jadi belum akurat. Disebabkan data
hasil pengenceran yang adapun, belum dapat dikatakan akurat. Karena semakin
kecil seri pengenceran seharusnya, bakteri yang ada pun akan semakin sedikit.
Tetapi disini ditemukan bahwa bakteri menjadi berkembang di seri pengenceran
yang lebih kecil. Hal ini terjadi, mungkin disebabkan karena:
1. Seri pengenceran yang dihitung, berasal dari starter yang
berbeda-beda sesuai dengan kelompok yang menghitung. Jadi starter yang dihiutng
ini tidak berasal dari starter yang sama, melainkan dari starter dari
masing-masing kelompok
2. Kesalahan mahasiswa (human error) ketika menghitung bakteri dari
hemositometer.
3. Pada saat pengenceran dilakukan kurang aseptic sehingga bakteri
lain ikut tercampur dalam starter ataupun pad seri pengenceran.
4. Perlakuan yang tidak benar (salah)
Fermentasi Tauco
Tauco merupakan produk hasil fermentasi yang terbuat dari
kacang kedelai yang proses pembuatannya mirip pembuatan kecap. Fermentasi
merupakan istilah yang mengacu pada sebuah proses dengan menggunakan mikroba
yang ditambahkan pada bahan baku untuk menghasilkan jenis produk baru dengan
sifat dan karakteristik yang berbeda, tergantung jenis mikroba yang
ditambahkan. Selama proses fermentasi akan terjadi perubahan fisika (bentuk)
dan kimiawi.
Pada prinsipnya proses pembuatan tauco melalui dua
tahapan fermentasi yaitu: fermentasi kapang dan fermentasi garam. Secara
tradisional, kedua tahapan fermentasi tersebut dilakukan secara spontan dimana
mikroba yang berperan selama fermentasi berasal dari udara sekitarnya atau dari
sisa-sisa spora kapang yang tertinggal pada wadah bekas fermentasi sebelumnya.
RSBI Sebagai Ladang Komersialisasi Pendidikan
BAB
II
TINJAUAN
PUSTAKA
A.
RSBI
1.
Sejarah Munculnya RSBI
Menurut
Dr. Indra Djati Sidi pemerintah Indonesia selalu berupaya untuk meningkatkan
mutu pendidikannya dengan berbagai cara agar bisa bersaing dengan negara-negara
lain. Ia menunjukkan statistik posisi mutu pendidikan dan indeks pembangunan
manusia negara Indonesia dibandingkan dengan negara-negara lain yang ternyata
masih di bawah. Hal ini mendorong upaya untuk mencari model dan sistem
pendidikan yang unggul untuk dipelajari untuk dapat dijadikan sebagai model
pengembangan mutu pendidikan sekolah Indonesia sendiri.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)
Labels
biologi
(1)
Brilliant Words
(9)
coretan kalimat
(7)
Curhat Colongan
(4)
education
(47)
Girl`s Generation
(21)
journey
(2)
kemahasiswaan
(2)
Kumpulan Tugas
(33)
laundry kiloan
(1)
lyrics
(17)
my life
(6)
peluang bisnis
(1)
Peluang Usaha Franchisee
(1)
photos
(5)
Random
(5)
recipe
(1)
recomendation
(4)
semester 2
(4)
semester 3
(12)
semester 4
(6)
semester 5
(7)
Simply Fresh Laundry
(1)
Teknologi Pangan
(38)
Teknologi Roti&Kue
(5)
waralaba
(1)
wirausaha
(1)

.jpg)


